Seribu daun t'lah jatuh di belakangku
Setiap derap kaki jatuhnya silih berganti
Membentuk benteng rapuh
Yang ku bisa hancurkan
Seribu daUn t'lah jatuh di belakangku
Menghapus jejak tadi dan dulu
Menghapus tiap kenangan sepatuku dan jalan itu
Bukan pilihanku membiarkan
Akan ku buka kembali jalan itu
Akan ku singkirkan dedaunan
Akan ku tebas rumput yang telah menjalar
Agar aku bisa melihat masa lalu
Walau tak dapat ku pegang
Setiap mata memandangi
Pagi selalu ku rasa
Dan ku yang kini berdiri
Telah berada di siang hari
Setelah pagi berlalu dan kini berganti
Setiap tatapanku
Aku senang bahagia
Pilu dan duka
Aku ingin pergi ke ruang itu
Aku ingin merubah diriku
Bukan seperti itu
Tapi seperti ini
Aku tak mau begitu
Aku mau yang begini
Andai lorong waktu ku temui